Bulutangkis.com - China akhirnya membawa pulang tiga gelar juara dari ajang Denmark Open Superseries Premier 2011 yang berakhir hari ini di Odense, Denmark hari ini (Minggu, 23/10/11). Sementara dua gelar juara lagi menjadi milik tuan rumah Denmark dan Korea.
Dua gelar juara dipastikan menjadi milik China setelah terjadi pertarungan sesama pebulutangkis China. Pada nomor tunggal putri, Wang Xin yang merupakan unggulan tiga menaklukkan rekannya Wang Yihan unggulan satu dengan skor 21-14, 23-21. Kemenangan Wang Xin kali ini merupakan kemenangan pertamanya atas Wang Yihan dari enam kali pertemuan keduanya.
Pasangan ganda putri, Wang Xiaoli / Yu Yang yang merupakan unggulan pertama menyumbangkan satu gelar juara bagi China dengan menekuk temannya Tian Qing/ Zhao Yunlei yang merupakan unggulan dua dalam pertarungan dua game 22-20, 21-16.
Gelar ketiga China diraih Chen Long yang menjadi unggulan tiga dengan menaklukkan unggulan satu dari Malaysia, Lee Chong Wei 21-15, 21-18. Kemenangan ini memperkecil rekor kekalahan Chen Long menjadi 3-4 dari Chong Wei. Terakhir bertemu di Japan Open Superseries 2011, Chen Long menaklukkan Chong Wei lewat pertarungan tiga game 21-8, 10-21, 21-19.
Dua gelar juara lainnya pada nomor ganda campuran dan ganda putra gagal direbut China. Tuan rumah Denmark meraih gelar juara pada nomor ganda campuran melalui pasangan Joachim Fischer Nielsen/ Christinna Pedersen [3] dengan menekuk pasangan Xu Chen/ Ma Jin [5] hanya dua game 22-20, 21-16.
Sementara ganda putra China, Cai Yun/ Fu Haifeng juara dunia empat kali (2006, 2009, 2010 dan 2011) kembali gagal menekuk rival utamanya dari Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Cai Yun/ Fu Haifeng harus mengakui ketangguhan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae hanya dalam dua game 16-21, 17-21. Pada pertemuan terakhir mereka saat China Masters Open Superseries 2011, Cai Yun/ Fu Haifeng takluk dari Jung Jae Sung/Lee Yong Dae juga dalam pertarungan dua game 17-21, 10-21. Kemenangan Jung Jae Sung/ Lee Yong Dae kali ini menggungguli Cai Yun/ Fu Haifeng dengan sembilan kali kemenangan dari tujuh belas kali pertemuan.
Pada turnamen superseries premier keempat dengan total hadiah USD 400.000 ini, Indonesia gagal menempatkan wakilnya di partai final. Ganda putra Indonesia, Markis Kido/ Hendra Setiawan satu-satunya yang berhasil melangkah ke babak semifinal sebelum ditaklukkan ganda putra Korea, Jung Jae Sung/ Lee Yong Dae.
Sementara pada nomor tunggal putri Indonesia tidak ikut berpartisipasi karena prestasinya dianggap PB.PBSI tidak mampu bersaing dengan pebulutangkis-pebulutangkis putri dunia lainnya. (*)
Dua gelar juara dipastikan menjadi milik China setelah terjadi pertarungan sesama pebulutangkis China. Pada nomor tunggal putri, Wang Xin yang merupakan unggulan tiga menaklukkan rekannya Wang Yihan unggulan satu dengan skor 21-14, 23-21. Kemenangan Wang Xin kali ini merupakan kemenangan pertamanya atas Wang Yihan dari enam kali pertemuan keduanya.
Pasangan ganda putri, Wang Xiaoli / Yu Yang yang merupakan unggulan pertama menyumbangkan satu gelar juara bagi China dengan menekuk temannya Tian Qing/ Zhao Yunlei yang merupakan unggulan dua dalam pertarungan dua game 22-20, 21-16.
Gelar ketiga China diraih Chen Long yang menjadi unggulan tiga dengan menaklukkan unggulan satu dari Malaysia, Lee Chong Wei 21-15, 21-18. Kemenangan ini memperkecil rekor kekalahan Chen Long menjadi 3-4 dari Chong Wei. Terakhir bertemu di Japan Open Superseries 2011, Chen Long menaklukkan Chong Wei lewat pertarungan tiga game 21-8, 10-21, 21-19.
Dua gelar juara lainnya pada nomor ganda campuran dan ganda putra gagal direbut China. Tuan rumah Denmark meraih gelar juara pada nomor ganda campuran melalui pasangan Joachim Fischer Nielsen/ Christinna Pedersen [3] dengan menekuk pasangan Xu Chen/ Ma Jin [5] hanya dua game 22-20, 21-16.
Sementara ganda putra China, Cai Yun/ Fu Haifeng juara dunia empat kali (2006, 2009, 2010 dan 2011) kembali gagal menekuk rival utamanya dari Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Cai Yun/ Fu Haifeng harus mengakui ketangguhan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae hanya dalam dua game 16-21, 17-21. Pada pertemuan terakhir mereka saat China Masters Open Superseries 2011, Cai Yun/ Fu Haifeng takluk dari Jung Jae Sung/Lee Yong Dae juga dalam pertarungan dua game 17-21, 10-21. Kemenangan Jung Jae Sung/ Lee Yong Dae kali ini menggungguli Cai Yun/ Fu Haifeng dengan sembilan kali kemenangan dari tujuh belas kali pertemuan.
Pada turnamen superseries premier keempat dengan total hadiah USD 400.000 ini, Indonesia gagal menempatkan wakilnya di partai final. Ganda putra Indonesia, Markis Kido/ Hendra Setiawan satu-satunya yang berhasil melangkah ke babak semifinal sebelum ditaklukkan ganda putra Korea, Jung Jae Sung/ Lee Yong Dae.
Sementara pada nomor tunggal putri Indonesia tidak ikut berpartisipasi karena prestasinya dianggap PB.PBSI tidak mampu bersaing dengan pebulutangkis-pebulutangkis putri dunia lainnya. (*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar